Pengembangan Nilai Religius Nasionalis Berbasis Budaya Lokal Melalui Kesenian Seni Reak
DOI:
https://doi.org/10.55526/ljse.v1i2.116Kata Kunci:
Nilai religius, nasionalis,kearifanlokal,Reak,PancasilaAbstrak
Kebudayaan merupakan salah satu komponen yang menunjukkan jati diri kita sebagai sebuah bangsa. Namun, perjumpaan budaya lokal dan budaya modern bisa mengancam budaya lokal beserta dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Revitalisasi nilai budaya lokal menjadi celah penelitian pendidikan nilai berbasis kebijaksanaan lokal. Dengan metode etnografi kritis, penelitian ini mengkaji dan menelaah kesenian Reak untuk mengangkat nilai religius nasionalis berbasis budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan nilai religius nasionalis bisa terdapat dalam kesenian Reak.
Referensi
Amaliyah. (2019). Pendidikan humanis dan religius dalam keberagamaan dan kebangsaan bagi generasi milenial. “Harmonisasi Keberagaman Dan Kebangsaan Bagi Generasi Milenial, Lembaga Kajian Keagamaan,” 1–9.
Aragon, L. V. (2012). The problems of owning culture: Global intellectual property law and “traditional” community arts in Indonesia. Asian Ethnicity, 13(4), 399–417. https://doi.org/10.1080/14631369.2012.710077
Banban, D. (2018). Harmony in diversity: an empirical study of harmonious co-existence in the multi-ethnic culture of Qinghai. International Journal of Anthropology and Ethnology, 2(1), 1–23. https://doi.org/10.1186/s41257-018-0010-6
Boskoff, A. (1964). Recent Theories of Social Change. In Sociologi and History: Theory and Research. London: The Free Press of Glencoe, Inc.
Budhi, S. (2018). Revitalisasi Kebudayaan dan Tantangan Global. Festival Pesona Budaya Borneo 2, (February).
Creswell, J. W. (2015). Riset Pendidikan (5th ed.). Yogyakarta: Penerbit Pelajar Pelajar.
Davidson, M., Lickona, T., Khmelkov, V., & Narvaez, D. (2008). Smart & good schools: A new paradigm for high school character education. In Handbook of moral and character education (Vol. 2008). Routledge New York, NY.
Dei, G. J. S. (2002). Learning Culture, Spirituality And Local Knowledge: Implications For African Schooling. International Review of Education –, 48(5), 335–360.
Fauziah, S. P., Roestamy, M., & Rusli, R. K. (2019). Character Education on Primary Students Based on the Culture of Local Wisdom and Religion in Indonesia. IJAEDU- International E-Journal of Advances in Education, 5(15), 330–336. https://doi.org/10.18768/ijaedu.593880
Ghofari, G., & Aziz, U. A. (2018). Hoax dan Literasi Internet Netizen di Indonesia. In Kumpulan Ulasan, Politik, Ekonomi, dan Gaya Hidup Era Digital.
Hamidah, L., & Hamidah, M. L. (2017). PERAN SOSIAL PELAKU SENI PERTUNJUKAN REAK DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT UJUNGBERUNG. Universitas Pendidikan Indonesia.
Handapangoda, W. S., Madduma Bandara, Y. M. H., & Kumara, U. A. (2019). Exploring tradition in heritage tourism: the experience of Sri Lanka’s traditional mask art. International Journal of Heritage Studies, 25(4), 415–436. https://doi.org/10.1080/13527258.2018.1481132
Hasanah, A., Gustini, N., & Rohaniawati, D. (2016). Cultivating Character Education Based on Sundanese Culture Local Wisdom. Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 231. https://doi.org/10.15575/jpi.v2i2.788
Hermana, S. (2014). Pertunjukan Seni Reak Dogdog Grup Walet di Desa Ciburu Wetan, Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandun. Retrieved September 10, 2020, from www. perpustakaan.isbi.ac.id
Intani, R. (2019). Generasi Muda Dan Seni Tradisi (Studi Kasus di Kawasan Cisaranten Wetan, Bandung). JPKS (Jurnal Pendidikan Dan Kajian Seni), 4(1), 55–73.
Jati, D. I. K., Biru, K. P., Siga, W. D., Pd, M., S, T. M. S., Hum, M., … Pd, M. (2020). LITERASI PANCASILA DALAM SENI PERTUNJUKAN REAK Disusun oleh : Tri Joko Her Riadi , S . S ., M . A . Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Katolik Parahyangan.
Kent, E. (2015). Traditions Of Dissent: Contemporary Artivism In Indonesia. TAASA REVIEW, 28(2), 16–17.
Koentjaraningrat. (1974). Kebudayaan, Mentalitet dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kristiawan, M. (2015). Telaah Revolusi Mental Dan Pendidikan Karakter Dalam Pembentukkan Sumber Daya Manusia Indonesia Yang Pandai Dan Berakhlak Mulia. Ta’dib (Batusangkar), 18(1), 13–25. https://doi.org/10.31219/osf.io/jd27q
Lubis, R. R. (2020). Historisitas dan dinamika pendidikan karakter di indonesia. (January).
Mardiana, W. (2020). Budaya seni reak dalam meningkatkan solidaritas masyarakat. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati.
Mardimin, J. (n.d.). DIALOG ANTAR-PERADABAN: Acting Together in Resisting Violence and Extremism in In. Academic Journal of Asia Region. vemission.org. Retrieved from https://www.vemission.org/fileadmin/redakteure/Dokumente/Publikationen/mission_sparks_2020_02.pdf#page=42
Mila, S. (2017). KEARIFAN LOKAL DALAM LEKSIKON PUJI-PUJIAN RITUAL NGAJI RASA. JURNAL SOSIAL HUMANIORA. https://doi.org/10.30997/jsh.v8i1.702
Mujiwati, Y. (2017). Pendidikan karakter dalam pembangunan bangsa. Jurnal Ilmiah Edukasi & Sosial, 8(2), 165–170.
Prayetno. (2017). WARGA NEGARA GLOBAL; TANTANGAN, PELUANG DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA. Jurnal Pusham Unimed, VII, 1–20.
Prof. Dr. I Gde Pitana. (2011). BUKU KEARIFAN LOKAL DI TENGAH MODERNISASI (1st ed.). Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan Badan Pengembangan Sumber Daya Kebudayaan dan Pariwisata Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia.
Ramadhan, V. (2016). Peranan Magis Jangjawokan Nyadarkeun Dalam Seni Tradisi Reak Helaran Di Kecamatan Cibiru Kota Bandung (Vol. 152). Program StudiI Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Bandung.
Ramdan, A. T. M. (2017). MEMBANGUN CITRA “REAK” SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BUDAYA DAN PENDIDIKAN. In PUBLIC RELATIONS AND TOURISM. Bandung: Unpad Press.
Rochwulaningsih, Y., Sulistiyono, S. T., Utama, M. P., Masruroh, N. N., Rukayah, S., Efendy, M., & Gozan, M. (2019). Traditional knowledge system in palung salt-making in Bali Island. Journal of Ethnic Foods, 6(1), 4–10. https://doi.org/10.1186/s42779-019-0018-2
Rohendi, H. (2016). Fungsi Pertunjukan Seni Reak di Desa Cinunuk Kecamatan Cileunyi. Pendidikan Dan Kajian Seni, 1(1), 54–65.
Ruth, D. (2020). Indigenous Wisdom, Capital, Technology and Education. New Zealand Journal of Educational Studies, 55(2), 405–422. https://doi.org/10.1007/s40841-020-00181-1
Sukmawati, Utaya, S., & Susilo, S. (2015). Kearifan Lokal Masyarakat Adat Dalam Pelestarian Hutan Sebagai Sumber Belajar Geografi. Jurnal Pendidikan Humaniora, 3(3), 202–208. Retrieved from http://journal.um.ac.id/index.php/jph/article/view/4862
Suyahman. (2017). Internalization of Local Wisdom In Global Welcoming era Golden Generation Year 2045. (November), 1214–1226.
Sya’bani, M. G. (2005). Pertunjukan Kesenian Reak Dalam Acara Khitanan Pada Masyarakat Pasir Kuda Cilaku Cianjur. Universitas Pendidikan Indonesia.
Willfridus Demetrius Siga, Kristining Seva, Topik Mulyana, T. J. H. R. (2021). LITERASI PANCASILA DALAM SENI PERTUNJUKAN REAK DI KAMPUNG JATI, KELURAHAN PASIR BIRU, KECAMATAN CIBIRU. Jurnal Padma, 1(2), 93–97.
Woodhouse, E., Mills, M. A., McGowan, P. J. K., & Milner-Gulland, E. J. (2015). Religious relationships with the environment in a Tibetan rural community: Interactions and contrasts with popular notions of indigenous environmentalism. Human Ecology, 43(2), 295–307. https://doi.org/10.1007/s10745-015-9742-4
Xu, Z. (2013). Globalization, culture and ELT materials: a focus on China. Multilingual Education, 3(1), 1–19. https://doi.org/10.1186/2191-5059-3-6
Zaprulkhan, Z. (2018). Dialog dan Kerjasama Antar Umat Beragama dalam Perspektif Nurcholish Madjid. Mawa’izh: Jurnal Dakwah Dan …. Retrieved from https://jurnal.lp2msasbabel.ac.id/index.php/maw/article/view/783


