Pengembangan Modul Menulis Pantun Siswa Kelas X SMA Xaverius Lubuklinggau

Authors

  • Juwati STKIP PGRI Lubuklinggau

Keywords:

pengembangan, modul, pantun

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa modulĀ  yang dapat digunakan siswa kelas X SMA Xaverius Lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan metode research and development dengan mengadaptasi model pengembangan Jolly & Bolitho dan Dick, Carey & Carey. Untuk memperoleh informasi kelayakan bahan ajar, dilakukan validasi oleh para ahli dan uji lapangan terbatas. Validasi dilakukan terhadap kelayakan materi, kebahasaan, penyajian, dan kegrafikaan oleh 3 orang dosen ahli. Data dalam uji lapangan diperoleh melalui tes tertulis. Subjek dalam uji lapangan terbatas terdiri dari 25 siswa kelas X SMA Xaverius Lubuklinggau. Berdasarkan analisis hasil validasi ahli, bahan ajar berbentuk modul Mari Menulis Pantun yang dikembangkan dapat dikategorikan baik atau layak. Hasil tes menulis pantun memperlihatkan peningkatan rata-rata dari 66,88 menjadi 80,76 (selisih 13,88). Dengan demikian, modul Mari Menulis Pantun hasil pengembangan memberikan efek potensial dalam meningkatkan kemampuan siswa menulis pantun dan layak digunakan di SMA Xaverius Lubuklinggau.

References

Arifin, Syamsul dan Adi Kusrianto. (2009). Sukses Menulis Buku Ajar dan Referensi. Jakarta: Grasindo.
Dick, Walter, Lou Carey, dan James O Carey. (2005). The Sistematic Design of Instruction. Bostom: Pearson.
Depdiknas. (2008). Panduan Pemgembangan Bahan Ajar. Jakarta: Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah.
Lestari, Ika. (2013). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kompetensi: Sesuai dengan Kurikulum Tingkat Satuan pendidikan. Padang: Akademia Permata.
Nopriani, Henny. (2013). Pengembangan Bahan Ajar Menulis Puisi Kelas VII SMP Negeri I Pagaralam. Tesis Program Studi Pendidikan Bahasa, Program Pascasarjana Unsri (tidak dipublikasikan).
Pannen, Paulina dan Purwanto. (2001). Penulisan Bahan Ajar. Jakarta: Pusat Antar Universitas untuk Peningkatan dan Pengembangan Aktivitas Instruksional Ditjen Dikti Diknas.
Prastowo. (2011). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Jakarta: Diva Press.
Soeprapto, Goenawan. (1996). Sejarah Sastra Indonesia; Puisi dan Pantun Lama. Jakarta: Gunung Mas.
Setiawan, Denny, dkk. (2007). Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Universitas Terbuka.
Sukmadinata, Nana Syaodih. (2004). Kurikulum dan Pembelajaran Kompetensi. Bandung: Yayasan Kesuma Karya.
Tomlinson, Brian. (1998). Materials Development in Language Teaching. Comridge: University Press.
Zaidan, Abdul Rozak dan Dendy Sugono. (2003). Adakah Bangsa dalam Sastra. Jakarta: Progres & Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.

Downloads

Published

2022-02-25