PERAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DIGITAL DAN KEAMANAN DATA DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI ERA 4.0
Keywords:
Sistem Informasi Manajemen, Keamanan Data, Pembelajaran Era 4.0Literasi Digital, Teknologi InformasiAbstract
Perkembangan teknologi informasi pada era Revolusi Industri 4.0 telah mendorong transformasi besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Digital (SIMD). Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis peran sistem operasi, sistem informasi manajemen digital, keamanan sistem informasi, serta pembelajaran di era 4.0 dari berbagai sumber buku dan jurnal ilmiah. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem operasi menjadi fondasi utama perangkat digital yang mendukung kinerja sistem informasi modern. Sistem Informasi Manajemen Digital berkontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi pengelolaan data organisasi, termasuk lembaga pendidikan. Namun, perkembangan digital juga membawa risiko terkait keamanan informasi, sehingga perlindungan data, enkripsi, dan kebijakan keamanan menjadi aspek penting dalam membangun kepercayaan pengguna. Selain itu, pembelajaran di era 4.0 menuntut literasi digital, pemanfaatan platform e-learning, dan integrasi teknologi dalam proses belajar mengajar. Studi ini menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran digital bergantung pada pengelolaan informasi yang baik, keamanan data yang kuat, serta kesiapan pendidik dan peserta didik dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi
References
Arum, D. M. (2023). Strategi Manajemen Pendidikan untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Era Digital. JME Jurnal Management Education, 1(2), 65–74. https://doi.org/10.59561/jme.v1i2.70
Daryanto & Syaiful Karim, Pembelajaran di Era 4.0, Bandung: Yrama Widya, 2019.
E-commerce, P. P. (2025). 3 1,2,3. 8(7), 1–5. https://doi.org/10.8734/Kohesi.v1i2.365
Inayati Kamal, dkk., Pemelajaran di Era 4.0: Aplikasi Teknologi Informasi dalam Pembelajaran, (Lubuklinggau: Universitas PGRI Lubuklinggau Press, 2019), hlm. 10.
James A. O’Brien & George M. Marakas, Sistem Informasi Manajemen (Management Information Systems), Edisi 9, Buku 1, (Jakarta: Salemba Empat, 2010), hlm. 15.
Muhammad Bahit, Sistem Informasi Manajemen Digital Berbasis Teknologi, (Jakarta: Deepublish, 2020), hlm. 42
Rahmatillah, M. A., Fatah, Z., Ibrahimy, U., Timur, J., Ibrahimy, U., Timur, J., Ibrahimy, U., & Timur, J. (2025). Jurnal padamu negeri. 2(3), 126–130.
Rismawati, R., & Arifudin, O. (2024). Peran Sistem Informasi Dalam Meningkatkan Mutu Layanan Pendidikan. Jurnal Tahsinia, 5(7), 1099–1122.
Ritonga, R. K., & Firdaus, R. (2024). Pentingnya Sistem Informasi Manajemen Dalam Era Digital. JICN: Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 1(3), 4353–4358. https://jicnusantara.com/index.php/jicn
Susiansyah, Ririn Restu Aria, & A. A. Gede Agusta, Sistem Operasi, Yogyakarta: Teknosain, 2020.
Yurindra, Keamanan Sistem Informasi, (Yogyakarta: STMIK Amik Riau Press, 2017), hlm. 23.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Radihul Haq, Revan Andrianata, Aman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with Linggau Journal of Technology and Computer Science journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Linggau Journal of Technology and Computer Science journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


