UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMPULKAN ISI PANTUN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI LEARNING PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI KARANG PANGGUNG
DOI:
https://doi.org/10.55526/-.v2i2.540Keywords:
Inquiry Learning, menyimpulkan, isi, pantunAbstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan  menyimpulkan isi pantun melalui model pembelajaran Inquiri Learning pada siswa kelas VII SMP Negeri Karang Panggung. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dari pratindakan sampai dengan Siklus II. Pengumpulan data dengan teknik tes. Pada hasil pratindakan diketahui hasil rata-rata nilai adalah 68,51 dengan ketuntasan klasikal 59,26%. Pada kegiatan siklus I diketahui rata-rata nilai adalah 72,77 Dengan ketuntasan klasikal 70,37%. Pada siklus II diketahui rata-rata nilai adalah 78,14 dengan ketuntasan klasikal 92,59%. Berdasarkan hasil rata-rata dikatahui peningkatan dari pratindakan ke siklus I adalah 4,26 sedangkan peningkatan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus I adalah 11,11%. Pada Siklus I ke siklus II diketahui peningkatan rata-rata nilai adalah 5,37 sedangkan ketuntasan mengalami peningkatan 22,22%. Selanjutnya peningkatan rata-rata nilai pratindakan ke siklus II adalah 9,63 Dengan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus II adalah 33,33%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui model inquiry learning dapat meningkatkan kemampuan menyimpulkan isi pantun pada siswa kelas VII SMP Negeri Karang Panggung
References
Burhanudin, D, Hakim, N, Indrayeni, S. (2019). Kemampuan menulis pantun siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lirik. (jurnal. unri.ac.id/index.php/JTUAH/). Volume 1. No 1.
Chairil, Amar. (2016). Korelasi kemampuan memahami ciri pantun dan kemampuan menentukan jenis pantun dengan kemampuan menulis pantun siswa kelas VII SMP Negeri I pagaralam. (jurnal pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia). Volume 6, No. 1.
Damanik, Oktavia Juliana. (2019). Penerapan Model Inkuiri dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Laporan Siswa SMP. Jurnal IMAJERI Vol. 02, No. 1, (78-86).
Wardhani, Igak. (2007). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Univrsitas Terbuka
Kurniasih & Sani. (2015). Ragam Pengembangan Model Pembelajaran. Jakarta: Kata Pena.
Kridalaksan, H. (2008). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Laily. (2014) Hubungan Kemampuan Membaca Pemahaman dengan Kemampuan Memahami Soal Cerita Matematika Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 3 No 1.
Mulyatiningsih, Endang. (2012). Metode Terapan Bidang Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Multafin, (2015). Kemampuan menulis pantun kelas VII SMP Negeri 52 konawe selatan. (jurnal humanika). Volume 3, No. 15.
Musripati. (2022). Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Pantun Dengan Model Pembelajaran Kontekstual Pada Peserta Didik Kelas V SD. Jurnal: Pendidikan dan pembelajaran Sekolah Dasar. Vol.2 , No 2. (324-330).
Nugraheni, S, A, Desfitria, R. (2021). Pengembangan materi ajar pantun pada buku tematik kelas V tema 4. (jurnal pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia). Volume 2, No.1.
Nurgiantoro, B. (2001). Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra . Yogyakarta: BPFE.
Riyanto, Yatim. (2010). Metodologi Penelitian Pendidikan. Surabaya: SIC.
Setiawati, dkk. (2021). Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Untuk Meningkatkanhasil Belajar Muatan Ipa Dan Bahasa Indonesia Kelas 5 SD. Jurnal: Didaktika Dwija Indria, Volume 6, Nomor 3, hlm. 100-107.
Sugiarto, E, (2015). Terampil menulis (tips dan trik menulis laporan, opini, cerpen, puisi, pantun). Yogyakarta. Morfalingua.
Syamsuddin dan Damaianti, Vismaia.S. (2011). Metode Penelitian Pendidikan Bahasa. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Syamsidah & Ratnawati. (2020). Panduan Model Pembelajaran Inquiry Learning. Sleman: Budi Utama.
Taufik, Imam. (2002). Kamus Praktis Bahasa Indonesia. Jakarat: Ganeca Elact.
Wardarita, R. (2010). Kemampuan Menulis Karya Ilmiah. Yogyakarta: Pararaton.
Winarni, Endang Widi. (2018). Teori dan Praktik Penelitian Kuantitatif Kualitatif, PTK dan R&D. Jakarta: Bumi Aksara.


