Pengembangan Media Pembelajaran Balok Pecahan pada Materi Penjumlahan Pecahan Kelas V SD Negeri 2 Mulyoharjo

Balok Pecahan

Penulis

  • Suciati Universitas PGRI Silampari

DOI:

https://doi.org/10.55526/ljese.v2i2.252

Kata Kunci:

Pengembangan, Media, Blok, Penjumlahan pecahan

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media blok pada materi penjumlahan pecahan di kelas V SD Negeri 2 Mulyoharjo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui jika media balok pecahan didesain dengan menggunakan angka yang jelas dan mudah dimengerti. Pemilihan warna dengan resolusi yang baik, cerah, dan full color memotivasi siswa untuk bersemangat dalam kegiatan pembelajaran. Kevalidan media balok pecahan pada materi penjumlahan pecahan melalui hasil validasi ahli yang meliputi ahli media mendapat skor rata-rata 84,61%,  ahli bahasa mendapat skor 80,00%, dan ahli materi mendapat skor 90,00%. Berdasarkan hasil validasi diketahui bahwa nilai keseluruhan para ahli   media balok pecahan adalah  84, 87%, sehingga balok pecahan pada materi penjumlahan pecahan dikatagorikan valid. Sedangkan kepraktisan diukur melalui siswa kelas V SD Negri 2 Mulyoharjo dengan menggunakan angket, untuk uji perorangan atau (one to one) mendapat skor 88,66%, untuk uji kepraktisan (small grup) mendapat skor 86%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan jika pengembangan media blok pada materi penjumlahan pecahan sudah valid, praktis dan efektif.

 

Referensi

Ardi, M, D. Hewanti, S.& Irianto, Sony.(2016). Pengembangan Media Permainan Balok Pecahan Di Kelas IV Sekolah Dasar.Surakarta. Hal 496-506.
Arsyad, A. (2013). Media Pembelajaran. Jakarta: PT raja Grafindo Persada.
Cahyani,R. (2018). Efektifitas media Balok Pecahan dan Media Power Point Terhadap Tingkat pemahaman Konsep Oprasi Pecahan siswa kelas VII SMP 2 barombong.Sarjna.Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Aluddin Makassar, 2018. Diakses dari http://repositori.uin-alaudidin.ac.id/id/eprint/12477
Daryanto.(2010). Media Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media
Hamzah, A. (2019).Metode penelitian & Pengembangan. Malang: CV Literasi Nusantara
Hidayat, A. &Irawan, I. (2017). Pengembangan LKS Berbasis RME Dengan Pendekatan Problem Solving untuk Memfasilitasi Kemampuan Pecahan Masalah Matematis Siswa. Jurnal Cendikia: jurnal Pendidikan 1(2): 51-63
Indriani, A. (2018). Penggunaan Balok Pecahan Pada Materi Pecahan Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika 3(1): 13-14.
Kholis, N. (2014). Paradigma Pendidikan Islam Dalam Undang-Undang Sisdiknas. Jurnal Kependidikan, Vol.II, No.1. Hal.71-85.
Latri.Syawaludin, A, & Amrah.(2019). Pengaruh Penggunaan Media Balok Pecahan Terhadap Minat Belajar Pdad Mata Pelajaarn Matematika Siswa Kelas III Sd Kompleks Lariang Bangi Kecamatan Makasar Kota makasar. 3,(1): 40-49.
Lestari, I. (2013). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kompetensi. Padang.
Sanjaya, W. (2006).Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses pendidikan. Jakarta: Kencana
Sugiyono.(2011). Metode penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung.Alfabeta.
Sutirman.(2013). Media & Model-model Pembelajaran Inovatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Susilana , R. (2007). Media Pembelajaran. Bandung: CV Wacana Prima.
Syam, W, T. (2016).Pembelajaran Number Sense Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Pada Materi Pecahan.Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika. 5(2): 109-116.
Syarifudin.(2011). Manajemen Pendidikan. Jakarta: Diadit Media..
Trianto.(2017). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, progresif, dan Kontekstual. Jakarta: PT Kharisma Putra Utama.
Widada. (2010). Mudah Membuat Media Pembelajaran MultiMedia Interaktif Untuk Guru & profesional. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.

Diterbitkan

2022-04-29