Evaluasi Pembelajaran Tari melalui Sistem Daring Pendidikan Tari Universitas Lampung 2020/2021

Authors

  • Susi Wendhaningsih Universitas Lampung
  • Dwi Tiya Juwita Universitas Lampung
  • Lora Gustia Ningsih Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.55526/ljese.v2i1.212

Keywords:

Evaluasi, Pembelajaran Tari

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis evaluasi pembelajran tari melalui sistem daring pada Pendidikan Tari Univeristas Lampung 2020/2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis menggunakan model evaluasi Iluminatif. Hasil penelitian ini yaitu pembelajaran daring dilaksanakan berdasarkan dua jenis yaitu pembelajaran asynchronous dan synchronous. Penggunaan media dalam menunjang pembelajaran dianggap cukup mudah. Dosen dan mahasiswa dapat mengoperasikan media tetapi belum maksimal. Presensi mahasiswa dilakukan dengan menyediakan form presensi. Waktu pelaksanaan perkuliaan tidak sesuai dengan seharusnya. Metode pembelajaran yang paling sering digunakan adalah pemberian video materi dan diskusi tanya jawab. Lingkungan belajar mahasiswa dan dosen menjadi fleksibel. Berkaitan dengan tempat perkuliahan, mahasiswa rata-rata melaksanakan perkuliahan di rumah dan rumah kost. Sementara dosen melaksanakan perkuliahan di rumah dan di kampus. Kondisi perkuliahan kurang kondusif sehingga hasil pembelajaran menjadi cukup baik tetapi tidak maksimal. Pengalaman dalam melaksanan pembelajaran daring yaitu meningkatnya kompetensi dalam mengoperasikan berbagai media dalam menunjang perkuliahan, serta menjadi lebih mandiri.

References

Adnan, M., & Anwar, K. 2020. Online learning amid the COVID-19 pandemic: Students’ perspectives. Journal of Pedagogical Sociology and Psychology, 2(1), 133–139. https://doi.org/10.46627/silet.v1i3.46

Asrul., Ananda, Rusydi., Rosnita. 2015. Evaluasi Pembelajran. Bandung: Cipta Pustaka Media.
Darmawan, Erlan. 2018. Implementasi Model Pembelajaran Asynchronous dalam Perancangan Aplikasi Simulasi Panduan Pecinta Alam Berbasi Android. Jurnal Could Information. 3(2).13-19.
Helmiati. 2012. Model Pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
Jazuli, Muhammad. 2008. Pendidikan Seni Budaya Suplemen Pembelajaran Seni Tari. Semarang: Universitas Negeri Semarang Press.
Kemendikbud. 2020. Mendikbud Terbitkan SE tentang Pelaksanaan Pendidikan dalam Masa Darurat Covid-19. Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Nasional. https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/03/mendikbud-terbitkan-se-tentang-pelaksanaan-pendidikan-dalam-masa-darurat-covid19.
Mursid, R. 2013. Pengembangan Model Pembelajaran Praktik Berbasis Kompetensi Berorientasi Produksi. Jurnal Cakrawala Pendidikan. 1.
Narayana, I Wayan Gede. 2016. Analisis terhadap penggunaan metode pembelajaran synchronous dan asynchronous. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia. 1.4-139 – 1.1-144.
Rohidi, TjejepRohendi. 2011. Metodologi Penelitian Seni. Semarang: Cipta Prima Nusantara.
Sadikin, A., & Hamidah, A. 2020. Pembelajaran Daring di Tengah Wabah Covid-19. Biodik, 6(2), 109–119. https://doi.org/10.22437/bio.v6i2.9759
Simamora, R. M. 2020. The Challenges of Online Learning during the COVID-19 Pandemic: An Essay Analysis of Performing Arts Education Students. Studies in Learning and Teaching, 1(2), 86–103. https://doi.org/10.46627/silet.v1i2.38.
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukardi. 2004. Metodologi Penelitian Pendidikan (Kompetensi dan Prakteknya). Jakarta: BumiAksara.
Zaturrahmi. 2019. Lingkungan Belajar sebagai Pengelolaan Kelas: Sebuah Kajian Literatur. E-Tech. 7(4): 1-7.

Downloads

Published

2022-03-01