SARKASME DALAM NOVEL TANAH PARA BANDIT KARYA TERE LIYE KAJIAN: STILISTIKA KONTEKSTUAL

Authors

  • Dinda Marsya Universitas PGRI Silampari
  • Satinem Universitas PGRI Silampari
  • Dian Ramadan Lazuardi Universitas PGRI Silampari

Keywords:

Novel, Sarkasme, dan Stilistika kontekstual.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sarkasme dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye kajian: stilistika kontekstual. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan teknik catat yang terurai sebagai berikut membaca secara cermat dan berulang, memahami bentuk sarkasme, menelaah isi bacaan, mencatat kutipan, menyeleksi atau mengelompokan kutipan sesuai bentuk sarkasme, menganalisis, mendeskripsikan hasil analisis, dan membuat kesimpulan. Analisis data pada penelitian ini diperoleh dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dan pembahasan yang ditemukan pada gaya bahasa sarkasme melalui kajian stilistika kontekstual yaitu sarkasme sifat, sarkasme tindakan, sarkasme hasil dari tindakan, sarkasme himbauan, dan sarkasme sebutan, masing-masing bentuk sarkasme tersebut mengandung nilai-nilai sosial, antara lain nilai material, nilai vital dan nilai rohani. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam penelitian ini sarkasme sifat lebih dominan nilai vital dan nilai rohani, karena berkaitan dengan hasrat atau keinginan mempertahankan kekuasaan, citra diri demi kepentingan pribadi, moralitas, kebijakan, dan karakter manusia. Sarkasme tindakan lebih dominan nilai vital, karena berkaitan dengan keberlangsungan hidup, kekuasaan, dan eksistensi individu dalam sistem sosial. Sarkasme hasil dari tindakan lebih dominan nilai material dan vital, karena hasil tindakan tersebut sering berkaitan dengan kekayaan, status sosial, atau dampak terhadap hidup orang lain. Sarkasme himbauan lebih dominan nilai vital, karena menyangkut usaha mempertahankan martabat, keselamatan, dan eksistensi diri dalam situasi tertentu. Sarkasme sebutan lebih dominan nilai vital dan nilai material, karena sering berhubungan dengan pencitraan, kehormatan, keserakahan, kekayaan, status sosial, keadilan, dan pengaruh kekuasaan.

 

References

Hani’ah, M. (2018). Panduan Terlengkap PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Laksana.

Juidah, I., dkk. (2023). Apresiasi Prosa Fiksi: Teori dan Penerapannya. Yogyakarta: Selat Media Partners.

Karsadi. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif: Membantu Peneliti dan Mahasiswa untuk Melakukan Penelitian Naturalistik. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Lailiyah, dkk. (2021). Penanda dan Fungsi Ujaran Sarkasme dalam Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan serta Pembelajarannya dalam teks ceramah di SMA. Repitis: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(2), 1-15.

Lestari, V. I. (2023). Sarkasme dalam Novel Sepotong Senja untuk Pacarku Karya Seno Gumira Ajidarma dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA (Doctoral dissertation, Fakultas FKIP: Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia).

Mahrusillah, M. (2022). Fiqh Neurostorytelling, Tradisi Lisan Pengajaran Fatḥ Al Mu ‘Īn Di Banten. Serang: Penerbit A-Empat.

Malinda, D., & Suryani, S. (2022). Gaya Bahasa Sarkasme pada Film Yowis Ben The Series 1 Karya Gea Rexy: Pendekatan Stilistika. Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 4(2), 1-8)

Nugroho, A., & Sari, I. P. (2019). Gaya bahasa kumpulan puisi frasa di penghujung musim karya adiska nirmaya dan kumpulan puisi nafas karya fatima musawa melalui pendekatan perbandingan sastra. Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran), 2(2), 190-211.

Nurgiyantoro, B. (2019). Stilistika. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Nurmawati, dkk. (2023). Analisis Gaya Bahasa Perbandingan dan Sindiran dalam Novel Selamat Tinggal Karya Tere Liye. ARMADA: Jurnal Penelitian Mutlidisiplin, 1(7), 626-632.

Prayitno, H. J. (2017). Studi Sosiopragmatik. Surakarta: Muhamadiya University Press.

Rani, M. M. (2022). Sarkasme dalam Novel Hari-Hari yang Mencurigakan Karya Dea Anugerah: Kajian Stilistika. Jurnal Penelitan, Pendidikan, dan Pembelajaran, 17(3), 271-279.

Richard, dkk. (2024). Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta: Deepublish.

Roosinda, F.W., dkk. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Zahir Publishing.

Tim Redaksi BIP. (2021). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan Pembentukan Istilah. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer.

Widiastuti, S. (2016). Gaya Bahasa Sarkasme Roman Seri Rahda Cocak Karya Suprapto Brata. Disertasi Universitas Negeri Semarang.

Winarni, E. W. (2018). Teori dan Praktik Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, PTK, R&D. Jakarta: Bumi Aksara.

Wulandari, Y. (2024). Kumpulan Peribahasa, Majas, dan Ungkapan Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Downloads

Published

2025-12-28