Pewarisan Nilai Budaya Cerita Rakyat Dayang Torek pada Generasi Muda di Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat
DOI:
https://doi.org/10.55526/kastral.v2i1.172Keywords:
Pewarisan, Nilai Budaya, CeritaAbstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pewarisan nilai budaya cerita rakyat Dayang Torek pada generasi muda di Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat 1. Metode penelitian ini adalah survei deskriptif, dengan menggunakan data berupa nilai budaya yang terkandung dalam cerita rakyat Dayang Torek yang mencakup hakikat hidup manusia (MH); hakikat karya manusia (MK); hubungan antarmanusia (MM); hakikat waktu manusia (MW); hakikat hubungan manusia dengan alam (MA). Subjek penelitian ini adalah 29 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan teknik analisis . Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis sesuai dengan langkah-langkah analisis data. Dari hasil analisis perhitungan data angket diketahui bahwa pewarisan nilai budaya pada golongan generasi muda dengan nilai rata-rata (87,69%) dalam kategori sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan pewarisan nilai budaya cerita rakyat Dayang Torek pada generasi muda di Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat 1 masih tinggi
References
Arafat, G., Y. 2018. Membongkar Isi Pesan dan Media dengan content Analysis. Jurnal Alhadharah. 17 (33).
Arisca, S. 2019. Analisis Beban Kerja Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekan Baru. Jomal Fisip. VI.
Gristyutawati dkk, D.,A. 2012. Persepsi pelajar terhadap Pencak Silat Sebagai Warisan Budaya Bangsa Sekota Semarang Tahun 2012. Journal Of Physical Education , Sport, Health and Recreations, 1(3) 129-135.
Herimanto & Winarno. 2012. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta Timur: Penerbit PT Bumi Aksara.
Hindaryatiningsih, N. 2016. Model Proses Pewarisan Nilai-nilai Budaya Lokal Dalam Tradisi Masyarakat Buton. Jurnal Sosiohumaniora. 18 (2).108-115.
Merdiyatna, Y., Y. 2019. Nilai-Nilai Budaya Dalam Cerita Rakyat Panjalu. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 4(1).143-148.
Muhammad. 2008. Ilmu Sosial Budaya Dasar. Bandung : PT Citra Aditya Bakti.
Murti S & Maryani S.2017. Analisis Nilai Moral Novel Bulan Jingga Dalam Kepala Karya M. Fadjroel Rachman. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran ( KIBASP). 1(2).50-61.
Muslihah, N., N. 2019. Kajian Nilai Budaya dalam Mite Silampari Sebagai Alternatif Materi dalam Pendidikan Karakter. Jurnal Seminar Nasional Bulan Bahasa (Semiba).174-186.
Muslihah. N., N. & Dewi, R.. 2020. Kepewarisan Nilai Budaya Dalam Mite Silampari Sebagai Folklor Lisan Pada Masyarakat. Jurnal KIBASP( Kajian Bahasa, Satra dan Pengajaran).4(1).1-23.
Pramushinta, I. 2014. Pengembangan Buku Pengayaan Cerita Rakyat Genuk Kemiri Bermuatan Nilai Sosial Budaya Jawa Di Kabupaten Pati. [ Skripsi]. Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang.
Salfia, N. 2015. Nilai Moral Dalam Novel 5 CM Karya Donny Dhirgantoro. Jurnal Humanika.15(3).1-18.
Setiadi, E, Hakam, K, A. & Efendi, R. 2009. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar.Jakarta: Penerbit Prenada Media Gruop.
Sondak, S., H dkk. 2019. Faktor-faktor Layolitas Pengawai Di Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal EMBA. VII (1).
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.367-378
Suhartini Mega. 2016. Pewarisan Nilai Budaya Cerita Rakyat Gentayu Ulak Dalam pada Masyarakat Kota Lubuklinggau. (Skripsi, STKIP PGRI Lubuklinggau).
Sunoto & Rukesi. 2017. Nilai Budaya Dalam Mantra Bercocok Tanam Padi Di Desa Ronggo, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, Jawa Tengah Kajian Fungsi Sastra. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajaranya. 1(1).25-4.
Wijarnako. 2013. Pewarisan Nilai-nilai Kearifan Tradisional dalam Masyarakat Adat (Peranan Kepala Adat dalam Mewariskan Aturan Adat di Kampung, Adat Dukuh Desa Cirambe, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat). Jurnal Gea Volume 13 Nomor 2 Bulan Oktober 2013. Halaman 60-61.


